Bagaimana Cara Mengajari Anak Mau Menelan Obat Kapsul? Ini Saran Dokter Anak Andreas Christan Leyrolf

Sugeng rawuh Dennisdanziger di Portal Ini!

Dennisdanziger – Menyusul pelarangan obat sirup oleh Badan POM dan Kementerian Kesehatan, pasien terutama anak-anak dianjurkan mengonsumsi kapsul atau tablet. Bagaimana Cara Mengajari Anak Mau Menelan Obat Kapsul? Ini Saran Dokter Anak Andreas Christan Leyrolf

Namun tidak dapat dipungkiri bahwa memberikan kapsul atau tablet bukanlah hal yang mudah bagi anak. Kedua jenis obat ini sangat sulit ditelan dan cenderung terasa pahit. Deskripsi minum kapsul obat. (Foto oleh Pietro Jeng dari Pexels)

Menanggapi masalah ini, dokter anak Dr. S T Andreas Christan Leyrolf, M.Ked (Ped), Sp.A mengatakan anak memiliki kemampuan hidup tergantung usia. Mentimun Bisa Redakan Gejala Asam Urat? Begini Faktanya

Dr Andreas menjelaskan, pemberian kapsul dan tablet umumnya bisa diberikan pada anak usia 6 tahun ke atas.

Sedangkan untuk anak usia 6 tahun ke bawah dianjurkan mengonsumsi tepung atau obat bubuk.

Jadi kapsulnya selalu diberikan kalau yang lebih tua, biasanya enam tahun ke atas, kalau di bawah selalu diberi puyer, kata dr Andreas saat dihubungi Dennisdanziger, Sabtu (22/10). /2022).

Sementara itu, mengajari anak menelan kapsul dan/atau tablet masih tidak mudah.

Dokter Andreas mengatakan, orang tua bisa mengajari anaknya menelan obat dengan memberikan minuman kesukaannya. Hal ini akan membuat anak mau dan tidak takut menelan obat.

“Cara mengajarkannya adalah dengan hidup dengan minuman kesukaan, asalkan bukan susu,” lanjut dr Andreas. Deskripsi Obat (Unsplash)

Bagi anak yang belum bisa menelan kapsul, seringkali orang tua memilih membuka isinya.

Dr Andreas menjelaskan, pembukaan kapsul tidak mempengaruhi efektivitas dan kinerja obat. Bagaimana Cara Mengajari Anak Mau Menelan Obat Kapsul? Ini Saran Dokter Anak Andreas Christan Leyrolf

“Kalau dibuka tidak ada pengaruhnya, di dalamnya seperti ada kotoran, jadi boleh dan boleh saja karena tidak ada pengaruhnya,” jelasnya.

Namun, tambah dr Andreas, banyak kasus dimana kapsul harus diminum bersamaan dengan isinya untuk proses farmasi.

Namun selalu ada kapsul yang harus diminum untuk proses farmasi karena harus dihancurkan, pungkas dr Andreas.